Menu Toolsenin
Kategori Alat
Informasi & Bantuan

Konverter Sistem Bilangan (Biner, Hex, Desimal)

Konversi angka simultan antar basis bilangan: Desimal (basis 10), Biner (basis 2), Heksadesimal (basis 16), dan Oktal (basis 8).

Masukkan Angka pada Salah Satu Basis
Karakter ASCII / Informasi Bit:
Panjang Bit Biner
8 bit (1 Byte)
Karakter ASCII (jika valid)
ÿ (255)
IKLAN / SPONSOR
Ruang Iklan Terverifikasi Google AdSense Responsif, ramah pengguna, dan memenuhi pedoman IAB (Interactive Advertising Bureau).
Slot Iklan

Sistem Basis Bilangan dalam Ilmu Komputer

Komputer memproses seluruh instruksi logika dalam tegangan listrik biner (*on/off*, 1 atau 0). Untuk memudahkan programmer membaca data biner yang panjang, digunakan sistem heksadesimal (basis 16) yang mampu merangkum 4 bit biner dalam satu digit karakter (0-9 dan A-F).

Perbandingan 4 Basis Sistem Bilangan

  • Biner (Basis 2): Hanya menggunakan simbol 0 dan 1.
  • Oktal (Basis 8): Menggunakan angka 0 sampai 7 (umum pada izin berkas Linux chmod, misal: 755).
  • Desimal (Basis 10): Sistem hitung harian manusia dengan angka 0 sampai 9.
  • Heksadesimal (Basis 16): Menggunakan angka 0–9 dan huruf A, B, C, D, E, F (sering digunakan untuk kode warna HEX web dan alamat memori RAM).
IKLAN / SPONSOR
Ruang Iklan Terverifikasi Google AdSense Responsif, ramah pengguna, dan memenuhi pedoman IAB (Interactive Advertising Bureau).
Slot Iklan

FAQ Sistem Bilangan

Mengapa angka 255 sangat populer di dunia pemrograman?
Angka 255 adalah nilai desimal maksimum yang dapat ditampung oleh 1 Byte (8 bit) data biner tanpa tanda (11111111 biner atau FF hex). Itulah sebabnya rentang warna RGB di komputer berkisar dari 0 sampai 255 (misal: rgb(255, 255, 255) untuk warna putih murni).