Apa Itu Inflasi & Mengapa Membahayakan Tabungan Kas?
Inflasi adalah kecenderungan naiknya harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Akibat inflasi, nilai riil atau daya beli dari sejumlah uang tunai akan mengalami penurunan (*purchasing power erosion*).
Jika Anda menyimpan uang tunai di bawah kasur atau tabungan bank dengan bunga mendekati 0%, maka secara nominal uang Anda memang tetap, tetapi jumlah barang yang bisa Anda beli dengan uang tersebut akan berkurang drastis di masa mendatang.
Rumus Efek Inflasi
Harga Barang Masa Depan = Nilai Sekarang × (1 + i)^t
Daya Beli Riil Uang = Nilai Sekarang / (1 + i)^t
Keterangan:
• i = Laju inflasi tahunan (desimal)
• t = Jumlah tahun
Daya Beli Riil Uang = Nilai Sekarang / (1 + i)^t
Keterangan:
• i = Laju inflasi tahunan (desimal)
• t = Jumlah tahun
Cara Melindungi Kekayaan dari Gerusan Inflasi (*Hedge Against Inflation*)
- Investasi Logam Mulia (Emas): Emas secara historis terbukti mampu menjaga daya beli selama ribuan tahun.
- Instrumen Pasar Modal (Saham & Reksadana Saham): Perusahaan yang kuat secara fundamental dapat menaikkan harga produk saat inflasi terjadi (*pricing power*), sehingga pertumbuhan sahamnya sering kali mengalahkan laju inflasi.
- Aset Properti & Tanah: Nilai tanah dan biaya sewa properti cenderung naik mengikuti kenaikan inflasi.